Agus Kama Loedin Terinspirasi Ikonografi Jawa Klasik

Agus Kama Loedin Terinspirasi Ikonografi Jawa Klasik

Mungkin beberapa dari kalian sudah mengetahui dengan jelas apa itu ikonografi. Diartikel sebelumnya sudah banyak dijelaskan apa arti ikonografi dan pengertian dari beberapa ahli tentang ikonografi.

Saat ini kita tidak untuk membahas pengertian atau fungsi, melainkan ingin mengupas beberapa informasi tentang para seniman hebat yang bersangkutan dengan ikonografi, salah satunya adalah Agus Kama Loedin. Agus Kama Loedin merupakan salah satu seniman hebat yang dikenal baik di Indonesia dan luar negeri.

Agus Kama Loedin Terinspirasi Ikonografi Jawa Klasik

Pada 2008 ia berhenti menjadi seorang fotografer dan mulai menggeluti bidang seni rupa. Ia mulai dikenal di dalam dan luar negeri dengan karya seni rupa kawatnya.

Agus Kama Loedin berasal dari Surabaya dan kini menetap di Filipina. Ia sering melakukan pameran diberbagai negara termasuk Indonesia. Banyak karyanya yang sudah diperkenalkan di Indonesia melalui pameran-pameran seni miliknya.

Dan yang terakhir pada tahun 2020 ini, ia hadir di pameran Santrian art gallery Bali. Ia tidak hanya menampilkan karya seni rupa kawatnya, ia juga menyampaikan beberapa pendapat tentang seni yang geluti selama ini.

Seni yang ia geluti dari 2008 memang terbilang unik menggunakan media kawat, tembaga, atau aluminium,untuk dijadikan sebuah seni rupa.

Karya warna-warni metalik yang ia buat tersebut terinspirasi dari ikonografi jawa klasik. Ia membuat budaya jawa kuno menjadi sebuah karya seni rupa indah yang penuh arti bagi Indonesia.

Karya Seni Rupa Kawat

Beberapa karyanya banyak yang berkaitan dengan peradaban Hindu Budha yang merupakan sebuah perdababan tertua di Indonesia.

Berikut ini judul karya Agus Kama Loedin : Abhaya Mudra, Dharma Cakra Mudra, Moksa, Reinkarnasi, Roda Dharma, Pembukaan Teratai, Lingga Yoni, Vajra, dan lainnya.

Karya-karyanya tersebut memiliki kesulitan masing-masing. Sehingga tidak bisa dipukul rata waktu pengerjaannya. Bahan atau media yang ia gunakan merupakan bahan metal yang terkadang bisa saja melukai atau menggores. Tentu kesulitan berada pada proses pembuatan karya seni rupa kawat tersebut.