Misteri Lukiasan The Last Supper

Misteri Lukiasan The Last Supper – Lukisan The Last Supper karya Leonardo DaVinci juga banyak dipenuhi spekulasi tentang misteri dibaliknya.

Ketika ditumpuk dengan versi terbalik dari lukisan itu sendiri, ternyata muncul 2 sosok yang terlihat seperti Ksatria Templar di kedua ujung meja serta ada sosok memegang bayi yang berdiri di sebelah kiri Yesus.

Giovanni Maria Pala, seorang musisi Italia juga menunjukkan bahwa posisi tangan dan potongan roti di lukisan tersebut bisa diartikan sebagai not balok.

Jika dibaca dari kanan ke kiri seperti gaya menulis Leonardo, maka terbentuklah satu komposisi musik.

Misteri Lukiasan The Last Supper

Iconography dari lukisan the last supper karya dari sang master leonardo da vinci banyak menyipan misteri yang begitu rumit, yang masih di perdebatakan sampai sekarang.

Banyak kesimpulan dari para ahli lukisan diseluru dunia yang ingin menyimpulkan atau memecahkan lukisan the last supper, tapi sampai sekarang belum ada yang pasti dengan lukisan the last supper semuanya hanya mangada – ada saja.

lukisan ini masih ada dimusium yang ada di eropa banyak yang ingin membeli lukisan karya sang mastro leonardo da vinci, karena lukisan itu lukisan dengan karya yang manakjubkan.

Sejarah Mulainya Lukisan The Last Supper

Paskah adalah perayaan kebangkitan Yesus, dan salah satu gambar paling terkenal dari kisah itu adalah “Perjamuan Terakhir” karya Leonardo da Vinci.

Ini adalah mahakarya Renaissance yang ikonik yang telah dipuji, dipelajari, dan disalin selama lebih dari 500 tahun.

Melawan segala rintangan, lukisan itu masih melekat di dinding Biara Santa Maria delle Grazie di Milan.

Da Vinci memulai pekerjaan pada tahun 1495 atau 1496 dan menyelesaikannya sekitar tahun 1498, ini menggambarkan sebuah adegan terkenal dari Kamis Suci, di mana Yesus dan para rasulnya berbagi makanan terakhir sebelum kematian dan kebangkitannya.

Selama makan malam, Yesus mengungkapkan bahwa salah seorang muridnya akan mengkhianatinya dan menyerahkannya kepada pihak berwenang untuk dieksekusi Itu adalah Yudas, yang da Vinci digambarkan sebagai menumpahkan garam di atas meja, bagian dari beberapa permainan kata-kata.

Dan tujuan lukisan ini dibuat agar orang – orang yang melihat ingat akan tuhan yesus sehingga terhindar sama hal – hal negatif yang sering sekali menghampiri manusia seperti bermain permainan Slot Online resmi ataupun bermain slot Joker Gaming yang mana itu bisa membuat manusia nya jauh akan tuhan.

Tetapi bila anda memang mencoba untuk mendapatkan keuntungan dari bermain slot online dan itu sudah menjadi kebutuhan anda kami sarankan untuk bermain di virtualbet88.com